
Penerapan ISO 45001:2018
Pendahuluan
ISO 45001:2018 dirancang untuk dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen ISO lainnya, terutama yang telah mengadopsi Annex SL, seperti ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015. Dengan kemampuan integrasi ini, organisasi yang sudah menerapkan standar ISO terbaru dengan Annex SL akan lebih mudah untuk mengintegrasikan ISO 45001:2018 ke dalam sistem manajemen yang telah ada.
Standar ini mengadopsi model Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang memberikan kerangka kerja bagi organisasi untuk merencanakan langkah-langkah yang diperlukan guna meminimalkan risiko bahaya di tempat kerja. Proses ini harus mencakup perhatian terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, ketidakhadiran akibat sakit, serta kecelakaan kerja.
Bagaimana 4 Fase dalam Penerapan ISO 45001:2018?
1. Fase Pertama: Gap Analysis
Tahap pertama, perusahaan harus melakukan analisis kesenjangan (gap analysis), yaitu proses untuk mengidentifikasi perbedaan antara sistem yang sudah diterapkan di perusahaan dengan persyaratan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang berlaku.
2. Fase Kedua: Pelatihan dan Persiapan Prosedur
Fase kedua melibatkan pelaksanaan pelatihan awareness untuk meningkatkan pemahaman karyawan tentang sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang akan diterapkan. Pelatihan yang dilakukan antara lain berupa pelatihan awareness ISO 45001:2018 dan Internal Audit ISO 45001:2018. Perusahaan juga harus mengadakan workshop terkait HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control), penyusunan prosedur, dan finalisasi dokumen. Selanjutnya, perusahaan perlu memastikan pemenuhan peraturan perundang-undangan K3 yang berlaku, termasuk sertifikasi kompetensi, sertifikasi peralatan, SIO, dan perizinan yang relevan.
3. Fase Ketiga: Komunikasi dan Evaluasi Implementasi
Pada tahap ini, perusahaan perlu mengkomunikasikan prosedur yang telah dibuat dan menjelaskan cara implementasinya kepada seluruh bagian perusahaan. Pengujian implementasi prosedur dilakukan melalui inspeksi, observasi, dan pemeriksaan rekaman yang ada. Selain itu, evaluasi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku juga harus dilakukan, dan tindakan perbaikan perlu segera diterapkan jika ditemukan hal yang perlu diperbaiki.
4. Fase Keempat: Audit Internal
Fase terakhir melibatkan pelaksanaan audit internal yang dipimpin oleh perwakilan perusahaan atau manajemen. Proses audit internal mencakup persiapan audit, pelaksanaan audit, dan pemantauan terhadap tindakan perbaikan yang diperlukan. Setelah audit internal, perusahaan akan melanjutkan dengan tahap Audit Eksternal, yang dilakukan dalam dua tahap.
Tahap terakhir adalah Audit Eksternal stage pertama sampai dengan tindakan perbaikan kembali dan dilanjutkan Audit Eksternal stage kedua sampai dengan Perusahaan mendapatkan Sertifikat dari Badan Audit yang sudah dipilih oleh perusahaan.
Manfaat ISO 45001:2018
Penerapan ISO 45001:2018 membawa berbagai manfaat besar bagi organisasi. Salah satu manfaat utama adalah peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja. Dengan mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, perusahaan dapat mengurangi kecelakaan kerja dan masalah kesehatan jangka panjang yang dapat mempengaruhi karyawan. Sertifikasi ISO 45001 juga membantu perusahaan dalam mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai kesehatan dan keselamatan kerja, yang dapat mengurangi risiko hukum dan denda.
Kesimpulan
Implementasi ISO 45001:2018 merupakan langkah penting bagi perusahaan yang ingin menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja secara menyeluruh. Melalui empat fase penerapan yang terdiri dari analisis kesenjangan, pelatihan dan persiapan prosedur, komunikasi dan evaluasi implementasi, serta audit internal, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem manajemen K3 yang diterapkan memenuhi persyaratan ISO 45001:2018. Sertifikasi ISO 45001 memberikan banyak manfaat, mulai dari pengurangan risiko kecelakaan kerja, peningkatan reputasi perusahaan, hingga kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
MSI Consulting sebagai perusahaan jasa training dan konsultasi mendukung perusahaan yang ingin menerapkan sistem manajemen di perusahaan. MSI Consulting peduli terhadap upaya-upaya perusahaan dalam peningkatan Kesehatan dan keselamatan kerja dan Lingkungan di tempat kerja.
Hubungi Kami
Online Marketing:
Ahmad: 0812-9709-1643
Email: info.msi.consulting@gmail.com
Website: www.msi-consulting.co.id
Instagram : msiconsulting.indonesia
