Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit (ICD-10 dan ICD-9-CM) terkait JKN

Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit (ICD-10 dan ICD-9-CM) terkait JKN

Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit

Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit Oleh Msi-Consulting

I. Latar Belakang
Training Klarifikasi dan Kodefikasi  Penyakit (ICD-10 dan ICD-9-CM) terkait JKN. Untuk mempermudah dalam proses mengklasifikasikan penyakit, indonesia menggunakan sistem informasi kesehatan yang lebih efektif dan efisien, yaitu dengan cara klasifikasi penyakit berdasarkan ICD ( international classification of diseases ). International Classification of Diseases (ICD) adalah klasifikasi diagnostik standard internasional untuk semua epidemiologi umum, untuk  penggunaan di beberapa manajemen kesehatan dan klinis.

Kode diagnosis yang menjadi salah satu variabel penghitungan biaya pelayanan rumah sakit, menghadapi tantangan akibat berlakunya sistem INA-CBGs. Sistem INA-CBGS yang mengelompokkan ragam penyakit dalam kelompok tertentu menciptakan kesulitan dalam sistem pengkodean diagnosis. Sehingga berdampak pada penghitungan biaya rumah sakit. “Jika kode tidak akurat akan berkaitan dengan uang. Jika kode diagnosis tidak lengkap, maka pembayaran tidak sesuai dengan tindakan. Jika kode salah, maka pembayaran akan salah juga. Keakuratan kode diagnosis itu penting, khususnya terkait dengan pembayaran klaim oleh pihak rumah Sakit.
Klasifikasi umum penyakit (Thomas C. Timmreck, 2004)
Penyakit kronis dapat menular juga dapat muncul bersamaan dalam tubuh manusia. Selain itu ada beberapa penyakit infeksius yang dapat menjadi kronis. Contoh, infeksi sinus dapat menjadi sinusitis kronis. Untuk memudahkan pemahaman dan pembelajaran, penyakit dan kondisi dikelompokkan menjadi lima kategori besar. yaitu :

  • Penyakit kongenital dan hereditel
  • Penyakit Alergi dan Radang
  • Penyakit degeneratif atau kronis
  • Penyakit metabolik
  • Kanker/penyakit neoplastik

II. Tujuan Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit (ICD-10 dan ICD-9-CM) terkait JKN

  • Peserta memahami aspek etika profesi dan kompetensi di UK RM
  • Peserta memahami aspek hukum rekam medis
  • Peserta mampu melakukan kodefikasi Penyakit berdasarkan ICD 10

III. Target Peserta 

  • Staf/petugas yang terkait dengan klarifikasi dan kodefikasi Penyakit

IV. Materi Training Klarifikasi dan kodefikasi Penyakit

  • Etika profesi & kompetensi di UK RM
  • Aspek Hukum Rekam Medis
  • General Koding – ICD 10
  • Morbiditas Coding
  • Praktek Morbiditas Coding
  • Koding Casemix INA CBG”s
  • Pengantar ICD 9 CM
  • Praktek Koding Tindakan/Prosedur
  • Post Test

Instruktur/Trainer

  • MSI Consultant & Team.

VI. Durasi Training
2 hari (efektif 14 jam) Mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB

VII. Tempat Training Klaim Medis dan Verifikasi JAMKESMAS Rumah Sakit:

  • Jakarta, 14-15 Januari 2019
  • Bogor, 29-30 Januari 2019
  • Bandung, 12-13 Februari 2019
  • Yogyakarta, 25-26 Februari 2019
  • Jakarta, 7-8 Maret 2019
  • Bogor, 21-22 Maret 2019
  • Bandung, 2-3 April 2019
  • Yogyakarta, 16-17 April 2019
  • Jakarta, 11-12 Juni 2019
  • Bogor, 26-27 Juni 2019
  • Bandung, 2-3 Juli 2019
  • Yogyakarta, 22-23 Juli 2019

Tanggal bisa diubah, dengan menghubungi Online Marketing.

VIII. Fasilitas Training Klaim Medis dan Verifikasi JAMKESMAS Rumah Sakit:

  1. Hard / Soft Copy Materi Training
  2. Sertifikat Training
  3. Jaket
  4. 2x coffee break
  5. Makan Siang

IX. Biaya Training JAMKESMAS Rumah Sakit:
Rp. 4.250.000/ peserta (belum termasuk biaya akomodasi dan penginapan).
Minimal peserta (2 – 3 peserta).

Informasi Lebih Lanjut
Marketing Office:
Phone/Fax : 021-7715137
Online Marketing:
Milzam : 0898-9110-933 (Phone/Whats App)
Email:
training@msi-consulting.co.id
Website:
www.msi-consulting.co.id

Bookmark the permalink.

Comments are closed