
Daftar isi
TRAINING K3 BAHAYA CONFINED SPACE
I. Latar Belakang
Training K3 Bahaya Confined Space . Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di confined space (ruang terbatas), diperlukan upaya maksimal untuk menghilangkan atau setidaknya meminimalkan potensi bahaya (hazard) yang ada. Banyak kasus kecelakaan yang terjadi di ruang terbatas disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kesadaran, dan pelatihan mengenai bahaya confined space. Padahal, hampir semua fasilitas industri dan operasi memiliki berbagai bentuk ruang terbatas, seperti tangki penyimpanan, pipa saluran, ruang pengecatan, ruang penyimpanan bahan kimia, reaktor, dan sebagainya.
Bekerja di area confined space tidak bisa dilakukan sembarangan, karena lingkungan kerja tersebut memiliki risiko tinggi, baik dari segi keterbatasan ruang gerak, kadar oksigen yang rendah, maupun potensi gas beracun dan mudah terbakar. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem keselamatan yang terencana dengan baik, seperti penerapan sistem izin kerja (permit to work), prosedur pengendalian pekerjaan, pengukuran konsentrasi udara atau gas sebelum dan selama pekerjaan berlangsung, serta penggunaan peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai standar keselamatan kerja.
Berdasarkan hasil berbagai investigasi kecelakaan di ruang terbatas, ditemukan bahwa sebagian besar korban tidak menyadari bahwa mereka sedang bekerja di area confined space dan tidak memahami prosedur keselamatan yang seharusnya diterapkan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pelatihan keselamatan kerja di confined space untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi tenaga kerja, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
II. Sasaran dan Manfaat Training K3 Bahaya Confined Space
- Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami bahaya confined space.
- Peserta mampu melakukan identifikas isumber-sumber bahaya penyebab kecelakaan di confined space.
- Peserta mampu mengembangkan system control kerja dan manajemen pencegahan kecelakaan di confined space.
III. Materi Training K3 Bahaya Confined Space
| No | Topik | Outline Pembahasan |
| 1 | Peraturan K3 Terkait RuangTerbatas | Peraturan per undangan tentang ruang terbatas (nasional dan internasional) Peraturan Khusus L |
| 2 | Pengertian Confined Space(Contoh-contoh) | Definisi dan Pengertian confined space Bagaimana menentukan confined space Bentuk-bentuk confined space |
| 3 | Bahaya terkait masuk dan bekerja di ruang terbatas | Contoh-contoh kecelakaan confined space (Video) Bahaya confined space Bahaya pernafasan (Level oksigen, Gas berbahaya, Airboned contaminant ) Bahaya fisik (Jatuh, panas, bising, tertimpa, kebakaran, dll) Bahaya biologi (binatang, bacteria, virus, dll) dll |
| 4 | Identifikasi Bahaya dan Peniliaian Resiko Ruang Terbatas | Tehnik-tehnik identifikasi bahaya dan penilaian risiko Identifikasi bahaya ruang terbatas Penilaian bahaya ruang terbatas Pengendalian bahaya ruang terbatas JSA LOTOCommunication and safety monitoringSign and bricade
Minimize the risk Latihan identifikasi bahaya dan penilaian risiko ruang terbatas |
| 5 | Karakteristik Gas Atmosfer Berbahaya | Gas aman untuk pernapasan Kekurangan dan kelebihan oksigen Karakterisktik Gas-gas berbahaya di atmosfer Memahami MSDS/LDKB dari Gas berbahya |
| 6 | Jenis dan Karakteristik Gas Mudah Terbakar | Jenis-jenis gas mudah terbakar Segitiga api Sifat-sifat fisik gas mudah terbakar Flash point LEL and UEL Specific gravityIgnition EnergyMinimum Oxygen Concentration
Kebakaran dan Ledakan di ruang terbatas Dust Explosion |
| 7 |
Jenis dan Karateristik Gas Beracun | Jenis-jenis gas beracun Route of Entry Sifat toksik gas beracun NilaiAmbang Batas (NAB) Time Weight Average (TWA) Short Term Exposure Limit (STEL)Immediately Dangerous to Life and Health (IDLH)LD50 and LC50
Bahaya terpapar bahan kimia |
| 8 | Teknik-Teknik Meniadakan Gas Berbahaya ( Gas Freeing Teknik) | Persiapan meniadakan gas berbahaya ( Ventilation System ) Atmospheric Pressure Method Cyclic Pressure Purge Method Water Displacement Method Series Purging Displacing To Air |
| 9 | Teknik Pengukuran Gas Atmosfir Berbahaya di Ruang Terbatas | Jenis-jenis alat ukur gas (Permanent and Portable) Pemilihan alat ukur gas Teknik pengukuran gas dalam ruang terbatas Pengukuran Oksigen Pengukuran gas mudah terbakar Pengukuran (LEL and UEL)Pengukuran gas beracunKalibrasi alat ukur gas
Perawatan alat ukur gas |
| 10 | Permit to Work System Confined Space entry dan | Pengertian Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) Jenis-jenis SIKA Komponen-komponen SIKA Fungsi danTanggung Jawab Sistem ijin kerja Tata cara pelaksanaan ijin kerja |
| 11 | Alat Perlindung diri di RuangTerbatas ( Respiratory Protectuve Equipment) | Hirarki Pengendalian Bahaya dan risiko Fungsi dan jenis APD untuk ruang terbatas Menggunakan APD secara tepat dan benar Pemeliharaan APD Praktek penggunaan APD |
| 12 | Ermergency Facilities and Procedures | Organisasi dan tanggungjawab Fasilitas dan peralatan keadaan darurat Perencanaan dan persiapan keadaan darurat Prosedur keadaan darurat Pemulihan keadaan darurat |
| 13 | Teknik Penyelamatan Di Ruang Terbatas | Peralatan penyelamatan Teknik-teknik penyelamatan Pertolongan pertama pada korban |
| 14 | Praktek Pengukuran Gas dan Mengguna kan Work Permit | Praktek lapangan |
| 15 | Praktek Penyelamatan di Ruang Terbatas | Praktek lapangan |
IV. Fasilitas Training K3 Bahaya Confined Space
- Hard / Soft Copy Materi Training
- Sertifikat Training
- 2x coffee break
- Makan Siang
V. Duri Training
3 hari (minimal peserta 5 orang)
VI. Investasi Pendaftaran peserta
- 4,750,000,- (Empat JutaTujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
VII. Instruktur/Trainer
- MSI Consultant& Team.
IX. Jadwal & Tempat Training
Untuk jadwal dan tempat silahkan menghubungi Staff online Marketing kami.
X. Informasi Lebih Lanjut
Online Marketing:
Ahmad: 0812-9709-1643
Email: info.msi.consulting@gmail.com
Website: www.msi-consulting.co.id
Instagram : msiconsulting.indonesia
