Training Hazard Operability Study (HAZOP) Sertifikasi BNSP

 training Hazard Operability Study sedang mendiskusikan identifikasi potensi bahaya dalam simulasi proses operasional.

TRAINING HAZARD OPERABILITY STUDY (HAZOP) SERTIFIKASI BNSP

I. Latar Belakang

Training Hazard Operability Study (Hazop). HAZOP (Hazard and Operability Study) adalah metode sistematis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya dalam suatu proses atau sistem. Tujuan utama HAZOP adalah meninjau setiap tahapan proses guna menemukan kemungkinan penyimpangan dari kondisi normal yang dapat menyebabkan kejadian atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Dengan pendekatan terstruktur, metode ini menggunakan guide words seperti more, less, no, atau reverse untuk membantu tim menganalisis skenario risiko secara mendalam.

Ciri khas HAZOP terletak pada sifatnya yang sistematik, terencana, dan dilakukan secara kolaboratif oleh tim multidisiplin. Proses ini tidak hanya menyoroti potensi bahaya, tetapi juga mengevaluasi apakah sistem pengaman (safeguard) yang ada sudah efektif atau perlu diperbaiki. Melalui analisis ini, perusahaan dapat meningkatkan keselamatan operasional, mencegah kerugian, serta memastikan proses berjalan sesuai standar K3.

Pelatihan Studi HAZOP ini dirancang untuk mempersiapkan peserta dalam memperoleh Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training/CBT) ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Peserta akan menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi K3 (LSK-K3), lembaga yang mendapat dukungan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui surat Direktorat Jenderal BINWASNAKER Nomor B-710 tanggal 31 Desember 2008. Sertifikasi ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan tenaga kerja kompeten di bidang K3, terutama dalam menghadapi era persaingan global dan penerapan standar keselamatan yang semakin ketat di industri modern.

II. Sasaran dan Manfaat Training HAZOPs

  • Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep HAZOPs,
  • Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan penilaian risiko ditempat kerja dengan metode/teknik HAZOPs
  • Peserta mampu mengembangkan system pengendalian bahaya dan risiko di perusahaan.

III. Siapa Yang Harus Hadir dalam Training HAZOPs

  • Process Engineer
  • Instrument Engineer
  • Electrical Engineer
  • Mechanical Engineer
  • Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan
  • Maintenance Engineering
  • Staf/Manager K3

Persyaratan Peserta Training HAZOPs:

NoPendidikan MinimalHAZOP Study
1D3 TeknikMemiliki pengalaman diunit operasi minimal 2 tahun

 

IV. Materi Training HAZOPs

Mengacu pada SKKNI no. 248/MEN/V/2007

NOKODE UNITJUDUL UNIT
1.IMG.KK02.018.01Menganalisa   resiko kecelakaan kerja
2.IMG.KK03.003.01Menerapkan   study HAZOP di tempat kerja
  1. Pengenalan HAZOPs
  2. Teknik Analisa Bahaya Proses
  3. Teknik HAZOPs
  4. Metode dan Prosedur HAZOPs
  5. Latihan / Praktek HAZOPs

V. Fasilitas Training HAZOPs

  • Hard / Soft Copy Materi Training
  • Flash Disk 8 GB
  • Sertifikat Kompetensi dari BNSP
  • ID Card dari BNSP
  • Sertifikat Training dari MSI
  • Jacket
  • Makan Siang
  • 2x coffee break

VI. Durasi Training HAZOPs

 3 Hari + 1 hari Ujian

VII. Investasi Training HAZOPs

  • Pendaftaran peserta : Rp. 7,500,000,- (Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
  • Minimal 5 orang peserta sudah bisa running

VIII. Instruktur/Trainer

  • MSI Consultant& Team.

IX. Jadwal & Tempat Training

Untuk jadwal dan tempat silahkan menghubungi Staff online Marketing kami.

X. Informasi Lebih Lanjut

Online Marketing:
Ahmad: 0812-9709-1643
Email: info.msi.consulting@gmail.com
Website:
www.msi-consulting.co.id

Instagram : msiconsulting.indonesia

Bookmark the permalink.

Comments are closed.